31 Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kaki dan Tangan Palsu

SEMARANG (asatu.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengapresiasi langkah Paguyuban Peduli Penyandang Disabilitas (P3D) yang memberikan bantuan berupa kaki dan tangan palsu kepada 31 disabilitas. Penyerahan bantuan tersebut diserahkan langsung Wali Kota, di Kelurahan Karangayu, Semarang Barat, Senin (13/11).

Adapun bantuan tersebut terdiri dari kaki palsu di atas lutut sejumlah 12, bris (untuk penyangdang polio) 2, kaki di bawah lutut 15, dan sebuah alfo  dan satu pergelangan tangan palsu.

“Ini merupakan wujud bergerak bersama. Pergerakan tidak hanya pemerintah saja, melainkan juga dari warga Semarang yang  mempunyai kelebihan tenaga, pikiran maupun materi,” ujarnya.

Bersamaan dengan itu, Hendi juga memberikan motivasi kepada para penyandang disabilitas agar terus berusaha mengubah hidup lebih baik dan bermanfaat lagi.

Sementara itu, Ketua Umum P3D Maryunani Fita menerangkan, bantuan tersebut berasal dari beberapa donatur dan Yayasan Tuna Dhaksa Jakarta. Adapun bantuan hari ini khusus untuk warga Kota Semarang.

Pihaknya mengaku senang dengan kehadiran wali kota yang secara langsung menyerahkan bantuan karena menunjukkan kepedulian pemkot terhadap penyandang disabilitas.

“Kami senang kepedulian terhadap disabilitas di Semarang ini sangat baik. Ke depan kami juga akan terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Semarang untuk kepedulian kepada Disabilitas seperti ini,” tukasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *