DPRD Dukung Usulan UMK Buruh

SEMARANG (asatu.id) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang berharap, buruh bisa menerima upah yang layak di tahun 2018. Di mana saat ini, usulan besaran Upah Minimum Kota (UMK) yang diusulkan buruh yang sebesar Rp 2,7 juta mendapat dukungan penuh dewan.

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wiwin Subiyono mengatakan, pada prinsipnya dewan mendukung apa yang disampaikan oleh serikat pekerja/buruh. Hanya saja, untuk persoalan keputusan angka adalah kewenangan dari walikota dan gubernur.

“Harapannya UMK layaklah bagi buruh. Tentunya juga dalam menentukan itu perlu melalui kajian, perhitungan inflasi, dan peraturan-peraturan lainnya. Kalau UMK terlalu tinggi kan kasihan juga perusahaan,” ujar politisi Partai Demokrat tersebut, Selasa (7/11).

Terkait upah tinggi yang akan menurunkan angka investasi di Semarang, Wiwin menyebutkan, hal tersebut tidak akan mempengaruhi investasi.

“Saya kira upah enggaklah. Karena di kota-kota besar lainnya nilai UMK sudah lebih tinggi dari Kota Semarang,” tukasnya. (is)

 

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *