Menikmati Suasana Artistik di Verve Bistro & Coffee Bar Semarang

SEMARANG (asatu.id) –  Where good food, endless conversation and comfortable atmosphere into one. Begitu tagline dari Verve Bistro & Coffee Bar Semarang dalam memperkenalkan restorannya kepada masyarakat umum. Di mana tidak hanya jenis menu makan saja yang ditawarkan, namun suasana yang nyaman diciptakan untuk membuat pengunjung betah berlama-lama.

Kali ini bertepatan dengan satu bulan beroperasinya Verve Bistro & Coffee Bar, di Rooms Inc Hotel, masih di kawasan perbelanjaan DP Mall Semarang, restoran ini secara resmi mengumumkan Soft Opening dengan mengusung tema Hollywood Night Glam, Jumat (27/10). Acara ini dihadiri oleh beberapa media cetak, online dan radio serta mengundang beberapa teman-teman blogger Semarang dan Jawa Tengah.

Corporate Director Operation Verve Bistro & Coffee Bar, Willyam Kuncoro menjelaskan filosofi yang diusung restoran ini adalah semangat penuh antusias mengedepankan unsur artistik. Hal tersebut dapat dilihat dari setiap tata penyajian menu yang benar-benar mempertimbangkan komposisi warna di dalam satu piring masakannya.

“Restoran ini hadir dengan variasi menu yang tidak hanya menyajikan pengalaman bersantap penuh kenikmatan, namun juga dikemas secara artistik dan kaya akan unsur seni.” ungkapnya.

Hal senada ditegaskan kembali oleh Corporate Creative Director Verve Bistro & Coffee Bar, Lintang Kinasih mengenai alasan mengapa brand restoran ini memilih warna orange, yaitu untuk memberikan antusiasme, kebahagiaan serta kesenangan sekaligus kepercayaan kepada konsumen. “Ke depannya akan ada banyak hal yang disuguhkan kepada masyarakat terutama kepada kaum millennial seperti beragam program dan event menarik.” imbunya.

Selain itu Verve Bistro & Coffee Bar juga menghadirkan suatu konsep Co-Working Space yang tidak saja menjadi tempat bekerja yang inspiratif tetapi juga akan aktif melibatkan pelaku industri kreatif, baik yang terkait industri fashion, prhotography, food & beverage maupun marketing dan bisnis. “Konsep kolaborasi ini diharapkan mampu mendatangkan 20-30 orang setiap bulannya untuk bisa bersosialisasi serta menjadi pusat kegiatan dari berbagai komunitas yang produktif di Semarang,” tambah Willyam di akhir sesi acara. (Riska Fara)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *