Hadapi Bencana, Libatkan Komunitas Relawan!

SEMARANG (asatu.id)  – Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi meminta pemerintah perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam yang timbul pada musim penghujan sekarang ini.

“Banyak wilayah Jawa Tengah yang masuk dalam zona rawan bencana, seperti tanah longsor, banjir, dan angin ribut,” kata Rukma Setyabudi saat menjadi narasumber dalam dialog acara Wedangan yang disiarkan TVRI Jateng, baru-baru ini.

Dialog yang dipandu budayawan Prie GS itu dihadiri Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Jateng Noer Isrodin Muchlisin, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng Sarwa, dan Ketua PMI Jateng Imam Triyanto.

Rukma mengatakan, Basarnas, BPBD, dan PMI harus bekerja sama dalam mempersiapkan hal-hal yang harus dilakukan saat bencana belum datang hingga pemulihan setelah bencana usai.

“Kekompakan, kecepatan, dan ketepatan antara lembaga-lembaga penanggulangan bencana akan diperlukan nantinya. Komunitas sukarelawan di Jateng yang banyak harus dimanfaatkan dan dilibatkan oleh Basarnas. Pelatihan-pelatihan harus diberikan ketika saat bencana datang mereka sudah siap membantu tugasnya,” tegasnya.

Sementara Noer Isrodin mengakui Basarnas saat ini masih memerlukan tenaga tambahan, karena 123 anggota yang terbagi dalam kota dan kabupaten di Jateng dirasa masih kurang. Untuk itu, dia merasa terbantu dengan keberadaan para sukarelawan yang ikut terlibat dalam menanggulangi dan membantu para korban bencana bersama tim SAR.

“Jika dihitung, kami masih membutuhkan 43 personel tambahan. Sementara ini kami akan memaksimalkan personel yang ada, pelatihan-pelatihan sejauh ini sudah kami lakukan bersama tim relawan,” katanya.

Dalam hal penanggulangan, Sarwa menjelaskan BPBD sudah melakukan beberapa pencegahan, seperti membuat sinyal terhadap tsunami dan gempa di sekitar pantai seperti Cilacap, Kebumen, dan Wonogiri, dan sinyal waspada banjir di seluruh kabupaten/kota Jateng yang masih rawan banjir.

“Memang alat-alatnya kurang bagus, tapi masih bisa digunakan dan berfungsi dengan baik. Apalagi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo selalu mendukung kami, saat terjadi bencana beliau langsung ke TKP dengan membawa bantuan yang diperlukan,” tandasnya.

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *