Donor Darah Sukarela, Kota Semarang Peringkat 2

SEMARANG (asatu.id) – Kota Semarang menempati peringkat kedua dalam kegiatan donor darah sukarela (DDS) 50 kali dan 75 kali di wilayah Jateng. Pada program ini, DDS Kota Semarang mencapai 143 orang. Sedang DDS terbanyak ditempati Kabupaten Banyumas dengan 203 orang.

Urutan selanjutnya diisi Kota Surakarta 68 orang DDS, Kabupaten Cilacap 48 orang DDS, dan Boyolali 41 orang DDS. Sementara itu, hingga pertengahan tahun 2017, kantong darah yang terkumpul di Palang Merah Indonesia Cabang Jawa Tengah berjumlah 376.107 kantong.

Atas sumbangsih dan partisipasi DDS ini, PMI Jawa Tengh memberikan kepada 950 orang donor darah sukarela (DDS) yang sudah melakukan donor darah hingga 50 kali dan 75 kali. Mereka terdiri dari 698 orang DDS 50 kali dan 252 orang DDS 75 kali.

Penghargaan diserahkan Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP, di Gedung Gradhika Bakti Praja, Senin (23/10).

Gubernur Ganjar mengatakan penghargaan dan apresiasi yang diberikan kepada para DDS itu tidak akan cukup, karena sumbangsih yang mereka berikan untuk kemanusiaan tidak bisa dinilai dengan apa pun juga.

“Yang pasti, para DDS ini sudah berinvestasi di dunia akhirat. Mereka mendapat penghargaan kemanusiaan dari masyarakat ,karena darah yang mereka sumbangkan dapat membantu menyelesaikan persoalan kemanusian,” kata Ganjar.

Orang pertama di jajaran Pemprov Jateng ini meminta  DDS yang rajin mendonorkan darah dapat menularkan pengalaman kepada masyarakat, sehingga memacu mereka untuk lebih giat mendonorkan darahnya..

Pada kesempatan itu, gubernur memberikan apresiasi dan penghormatan kepada pasangan suami istri dari Pemalang, Yohanes Subiyono (78 tahun) dan Me Sulityowati (71 tahun) yang menjadi DDS tertua yang telah mendonorkan darahnya lebih dari 75 kali.

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *