KPK Gelar Workshop Budaya Integritas

KPK Gelar Workshop Budaya IntegritasSEMARANG (asatu.id) – Budaya integritas dalam pemerintahan menjadi hal yang penting untuk menjaga nilai-nilai integritas terhadap kinerja eksekutif dan legislatif dalam menjalankan pemerintahan.

Hal tersebut disampaikan Fungsional Deputi Pencegahan KPK Ryan Herviansah Utama dalam acara Workshop Pembangunan Budaya Integritas (Tunas dan Sistem Integrasi) untuk Eksekutif dan Legislatif Pemerintah Kota Semarang, Rabu (11/10).

Ryan menyampaikan, dalam Workshop nantinya akan membahas beberapa hal yang dianggap penting untuk membangun budaya integritas. Antara lain, bagaimana nilai-nilai integritas bisa diinternalisasi, bukan hanya sekedar sosialisasi dan pemahanan saja.

Kemudian, pentingnya sebuah sistem yang terintegrasi. Dimana tidak hanya cukup membicara tentang nilai-nilai integritas saja.

“Lalu terkait kepemimpinan. Penting sekali bagaimana kepemimipinan yang harus dilakukan adalah yang membangun budaya integritas. Karena ini posisi-posisi kunci dan strategis. Mereka harus tahu resiko-resiko negatif agar tidak kena hal-hal negatif,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengaku senang dengan adanya acara workshop yang dalam hal ini KPK menjadi pembicaranya.

“Kita terimakasih karena dari pihak KPK turun ke Semarang untuk me-maintain integritas kawan-kawan eksekutif dan legislatif ini. Dimana hari ini bisa berkumpul dalam diskusi terkait integritas, ini seperti di-charge lagi. Jadi harapannya yang sudah baik ini terus di charge supaya tetap baik,” tukas wali kota yang akrab disapa Hendi ini.

Adapun Workshop yang berlangsung selama tiga hari tersebut digelar di Hotel Ciputra. Dihadiri peserta dari eksekutif dan legislatif Kota Semarang.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *