Operasi Gabungan PCC, Malah Barang Ini Yang Ditemukan

SEMARANG (asatu.id) – Polrestabes Kota Semarang bersama Dinas Kesehatan, Balai Besar POM Semarang dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) lakukan operasi gabungan menindaklanjuti adanya peredaran PCC (Paracetamol, Cafein, Carisoprodol) di kawasan Kendari Sulawesi Tenggara.

Operasi yang baru pertama kali dilakukan bersama beberapa instansi terkait tersebut menyasar ke beberapa apotek, klinik kesehatan serta toko obat yang berada di seluruh wilayah hukum Kota Besar Semarang.

Kapolrestabes Semarang Abiyoso Seno Aji mengatakan, dari operasi yang dilakukan sejak Rabu (4/10) pihaknya menemukan satu buah apotik didapati menjual obat kuat Tanpa Izin Edar (TIE) dan satu gudang penyimpan obat bermasalah.

“Hasil dari operasi yang dilakukan di 27 Apotek telah ditemukan sebuah apotek didapati menjual obat kuat TIE dan ada satu gudang penyimpan obat ilegal namun gudang tidak memililiki izin penyimpanan,” ujarnya saat menyampaikan keterangan pers di Mapolrestabes Semarang, Kamis (5/10).

Abi meneruskan, untuk pemilik Apotek nakal tersebut dapat dipidana degan ancaman hukuman 15 tahun penjara atau dendan senilai Rp 1,5 milyar.

“Untuk gudang tak berizin akan dilakukan penindakan secara administrasi oleh Balai Besar BPOM Semarang berupa pelanggaran dengan denda mencapai Rp 100 juta,” tandas Abi.

Dilokasi yang sama, Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan Balai Besar POM Semarang Zeta Rina Puji Astuti mengatakan, gudang tak berizin tersebut diketahui audah beroperasi hampi 1 tahun.

“Sebetulnya itu gudang milik apotik.  Katanya untuk menyimpan barang-barang. Namun jika apotik memiliki gudang harusnya ijin terlebih dahulu ke Dinas Kesehatan,” terangnya.

Masih menerangkan, saat ini pihaknya tengah medalami terkait temuan tersebut, pihaknya masih mendalami,

“kami sudah panggila pemiliknya untuk dimintai keterangan. Sejauh ini informasi yg kami dapat gudang memang belum ada ijinnya,” pungkasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *