Simpang Tlogosari Banyak Pelanggaran TL

SEMARANG (asatu.id) – Simpang Traffic Light Tlogosari menjadi penyumbang terbanyak pelanggaran berlalu lintas. Hal tersebut terpantau dari ATCS CCTV Dinas Perhubungan Kota Semarang.

Kepala Bidang Lalu-lintas Dinas Perhubungan Kota Semaran, Kusnandir mengatakan, dari pantauan ATCS CCTV di markas Dishub, terhitung dari Senin malam (25/9) hingga Selasa siang (26/9), terdapat 80 pelanggaran yang terekam.

“Pelanggaran sering terjadi di Traffic Light (TL) Tlogosari. Dan didominasi kendaraan bermotor roda dua, dan angkutan umum,” ujarnya, Selasa (26/9).

Kusnandir menambahkan, di hari penerapan E-tilang ini, masyarakat mulai menyadari pentingnya menaati peraturan berlalu lintas.

“Seperti yang terpantau, jika ada pengendara yang melanggar di TL, kami akan menegurnya lewat pengeras suara, pastinya juga menjadi sangsi social bagi pengendara yang melanggar,” katanya.

Lebih lanjut ia menerangkan, pelanggar yang merasa melakukan pelanggaran berlalu lintas seperti melewati garis TL, dan berhenti di Zebra Cross saat lampu merah akan mendapat sangsi social secara langsung.

“Kalau yang lain tertib, lalu ada pengendara yang melanggar dan kami tegur, pastinya pengendara tersebut akan merasa dirinya bersalah,” ucapnya.

Selanjutnya, ia menambahkan, akan melakukan penambahan titik ATCS CCTV di beberapa persimpangan TL. Seperti diketahui, saat ini, Dishub Kota Semarang memasang 27 ATCS CCTV di persimpangan TL di Kota Semarang.

“Nanti akan kita tambah 11 titik ATCS CCTV ini. Selain sebagai pengatur lalu lintas, memantau lalu lintas, juga sebagai pengamanan. Kita akan pasang seperti di Kampung Pelangi, Kawasan Berok, dan lainnya,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *