Legenda Metal Polandia, Vader Hipnotis Metalhead Boyolali

Credit photo by Afri

BOYOLALI (Asatu.id) – Panggung musik Boyolali kembali diguncang dengan kedatangan band metal Internasional, Vader, Kamis (21/9). Grup legenda asal Polandia ini hadir untuk kedua kalinya di Indonesia sebagai rangkaian dari tur album, “Rise Of The Empire” di kawasan Asia. Bertempat di Balai Sidang Mahesa, Boyolali, acara yang diorganisir Deadly Sickness Radiaton ini sukses dihadiri ribuan metalhead khususnya yang berada di Jawa Tengah.

Acara dibuka dengan penampilan grup lokal seperti Diminish Perception, D’Diamondz, Feel Good serta beberapa grup dari luar daerah yakni Cemetery (Kudus), Devoured (Yogyakarta) dan Funeral Inception (Jakarta). Tak hanya menyuguhkan penampilan band-band cadas, di dalam acara juga terdapat booth yang menjual berbagai merchandise band, rilisan fisik hingga aksesoris bagi para metalhead.

Selanjutnya, yang paling ditunggu oleh banyak pengunjung apalagi kalau bukan penampilan Vader. Selama kurang lebih dari 1,5 jam, penonton digeber lewat nomor-nomor cadas seperti “Wings”, “Triumph Of Death”, “Prayer To The God Of War” dan masih banyak lainnya.

Kuartet yang digawangi Piotr “Peter” Wiwczarek (Gitar/Vokal), Marek Pajak (Gitar), Tomasz Halicki (Bas) dan James Stewart pada drum ini sebelumnya sukses menggelar tur di Singapura, Korea Selatan, Thailand dan Filipina. Legenda metal yang dinaungi oleh label rekaman, Nuclear Blast tersebut rencananya akan bertandang ke India untuk menutup rangkaian tur, “Rise Of The Empire” di Asia.

Bupati Boyolali, Seno Samodro selaku kepala daerah mengungkapkan dukungannya terhadap berbagai kegiatan seni dan budaya yang berlangsung di Boyolali, termasuk pertunjukkan musik kali ini.

“Ini sebuah tantangan untuk masyarakat Boyolali agar semakin kreatif. Boyolali harus tampil beda,” ujar Bupati yang juga gemar musik rock.

Meski acara dinilai belum maksimal karena masih memiliki kekurangan khususnya mengenai lokasi  penyelenggaraan maupun sound system yang digunakan, namun Sang Kepala Daerah tetap mengapresiasi dan berharap Kabupaten Boyolali semakin dilirik kancah Internasional.

Boyolali sudah membuktikan potensi seni budaya yang berkembang lewat dukungan penuh pemerintah.

Bagaimana dengan Semarang yang katanya memiliki “Rockin’ Governor”? (Afri)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *