Pantau Kemacetan dengan Konsep Smart City ATCS

SEMARANG (asatu.id) – (Area Traffic Control System), atau sering disingkat dengan singkatan ATCS, merupakan salah satu aplikasi dari konsep Smart City yang tengah dicanangkan Pemerintah Kota Semarang. Pemerintah Kota Semarang berencana akan melakukan penambahan 11 ATCS (Area Traffic Control System) yang ditarget terpasang pada November mendatang.

Pemasangan ATCS juga dimaksudkan sebagai sarana preventif dan promotif guna untuk memantau lalu lintas di beberapa persimpangan jalan Kota Semarang. ATCS dilengkapi CCTV yang terhubung dengan ruang kontrol petugas Dinas Perhubungan Kota Semarang.

Wali kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, ATCS juga menjadi daya dukung untuk menuju Smart City dengan digitalisasinya. Dengan ATCS, wali kota yang akrab disapa Hendi ini meyakini masyarakat kota Semarang akan terbantu dan dimudahkan saat memantau kepadatan lalu lintas di jalan-jalan Kota Semarang.

“Masyarakat bisa memantau persimpangan-persimpangan mana yang macet, mana yang tidak macet dengan melihat melalui ATCS di smartphone dan bisa mencari jalan alternatif,” ujarnya, Sabtu (16/9).

Selain itu, Penambahan ATCS yang dipasang CCTV juga mampu menjadi sarana untuk mengajarkan disiplin berlalu lintas kepada masyarakat. Dimana berdasarkan pengamatan melalui Area Traffic Control System (ATCS) yang telah dipasang di 26 titik dari total 56 persimpangan berlampu lalu lintas di Kota Semarang, masih banyak pengemudi kendaraan bermotor terutama sepeda motor melakukan pelanggaran lalu lintas meskipun rambu-rambu lalu lintas sudah dipasang.

Teknisnya, petugas Dinas Perhubungan akan langsung menegur melalui pengeras suara misalnya dengan menyuarakan “Pengendara roda dua yang paling ujung, melewati zebra cross. Harap mundur, atau langsung berbelok ke kiri, karena mengganggu pengguna jalan yang lain. Pengendara harap melengkapi keamanan berkendara seperti helm, dan sebagainya”,tukas Hendi.

Rencananya, Dinas Perhubungan Kota Semarang akan melakukan tindakan penilangan bagi pelanggar lalu lintas yang terekam CCTV mulai diterapkan Senin (29/9). Untuk saat ini, penerapan e-tilang masih dalam tahap sosisalisasi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *