Pemerintah Diminta Tetapkan Lapangan Jadi Aset Pemkot

SEMARANG (asatu.id) – Koalisi Rakyat Bulusan Peduli Aset Pemerintah Kota Semarang menggelar unjuk rasa di Lapangan Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Minggu pagi (10/9).

Warga yang berjumlah puluhan orang ini ajukan protes terhadap sebuah yayasan yang bernama Yayasan Sapta Prasetya. Dimana, mereka telah mengklaim tanah lapang Kelurahan Bulusan itu menjadi milik mereka (Yayasan Sapta Prasetya).

Sejumlah warga bentangkan sepanduk yang bertuliskan “Tanah Ini Milik Rakyat Bulusan, Akan Segera Dibangun Lapangan”. Dan mereka membawa beberapa poster yang bertuliskan “Jangan Rampas Hak Rakyat, Jangan Serobot Ini Tanah Rakyat, Tanah Ini untuk Lapangan/Ruang Publik, Selamatkan Aset Pemkot.”

Warga berharap agar pemerintah segera  memasukan tanah lapang Kelurahan Bulusan tersebut, untuk menjadi aset Pemerintah Kota Semarang, dan menjadikannya sebuah lapangan atau ruang publik.

“Ini merupakan keinginan warga Bulusan yang menghendaki dan menuntut supaya aset ini (lapangan Bulusan) kembali ke Pemkot dan pemanfaatannya untuk digunakan lapangan atau kepentingan umum,” ujar Rusdi sebagai Ketua LPMK Kelurahan Bulusan.

Ibnu Pratikto, selaku Ketua RW 05 Kelurahan Bulusan, mengingatkan Pemkot supaya tanah isi segera didokumentasikan menjadi tanah milik pemerintah. Dan sebagi aset milik Pemkot Semarang, bukan dialihkan untuk kepemilikan yayasan. Karena saat ini tanah tersebut masih berstatus Tanah Bengkok.

“Tuntutan kami sudah jelas yakni kembalikan tanah lapangan ini ke aset pemkot Semarang dari klaim yayasan. Karena kabarnya tanah ini mau disertifikatkan dan akan dijual. Lebih baik peruntukannya untuk warga atau ruang publik,” tambah Ibnu.

Berdasarkan keterangan pihak kelurahan Bulusan yang saat itu dijabat oleh Soedjono NIP.010138588 tanggal 12 September 1991, tanah lapangan seluas 10.000 meter persegi di lingkungan RW 05 Kelurahan Bulusan.

Namun, berdasarkan surat pengurus Yayasan Sapta Prasetya Semarang No.YSPS/07/2017 tanggal 13 Maret 2017 tanah lapangan kelurahan Bulusan tinggal 3.925 meter persegi. (dhino)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *