Tolak Taksi Online, Ratusan Supir Taksi Reguler Turun Jalan

Caption : Aksi Para Supir Taksi Reguler Di Jalan Pahlawan Semarang

SEMARANG (Asatu.id) – Aksi treatrikal diiringi orasi terlihat di kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Jalan Pahlawan Semarang, Kamis (7/9).

Aksi tersebut dilakukan oleh ratusan supir taksi reguler dari seluruh Jateng seperti Salatiga, Magelang, Kendal, Kudus, Purwokerto, Kelaten, Boyolali, dan Jepara yang menyuarakan aspirasinya menolak adanya angkutan umum (taksi) berbasis online.

Koordinator forum Taksi Jateng, Taka Aditya mengatakan, para peserta aksi berasal dari 45 perusahaan angkutan umum berargo tersebut, menuntut pemerintah untuk mengatur regulasi terkait moda transportasi online yang selama ini dianggap mengusik pendapatan mereka.

“Kami merasa adanya taksi online membuat ketidak adilan, taksi reguler sudah diatur sedemikian rupa dan sebaik mungkin untuk memberikan service terbaik untuk masyarakat. Namun sekarang terenggut adanya taksi online,” terangnya kepada Asatu.id.

Pihaknya pun menuntut agar pemerintah Jateng segera mengeluarkan regulasi terkait adanya taksi online dan mendesak untuk segera mengambil keputusan paling lambat tanggal 29 September 2017 nanti.

“Kami menuntut Gubernur Jawa Tengah (Ganjar Pranowo) segera mengeluarakan regulasi adanya taksi online. Kami juga berharap presiden Jokowi adil dalam memberikan solusi serta turun tangan langsung soal polemik ini, syukur bisa mengeluarkan perpu,” pungkasnya.

Sementara Robiyanto, peserta aksi asal Semarang berujar, adanya taksi online berdampak besar terhadap penghasilan mereka yang secara drastis turun.

“Turun derastis mas, sampai ndak bisa nutup setoran. Setoran udah diturunin padahal dari Rp 270 ribu jadi Rp 200 ribu. Sekarang, sehari cuma dapet Rp 160 ribuan, itu dipotong setoran sama buat dirumah,” beber Robiyanto.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dijaga penuh oleh aparat keamanan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *