Intip!! Kegiatan Mahasiswa Unnes Bersama Kemensos dan Polsek Boja

Caption : Suasana Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Kardakum (Keluarga Sadar Hukum) di Desa Blimbingg, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal , Rabu (6/9).

SEMARANG (Asatu.id) – Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang tergabung dalam tim Kuliah Keja Nyata Revolusi Mental (KKN RM) UNNES 2017 lakukan sosialisasi bahaya Narkoba dan Kardakum (Keluarga Sadar Hukum) di Desa Blimbing, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal , Rabu (6/9).

Salah satu mahasiswa KKN RM Meri Nur Amelia mengatakan, kegiatan ini merupakan bagain dari program kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN setempat guna mendukung program pemerintah dengan menghadirkan narasumber langsung dari Polsek Boja dan Kementerian Sosial.

“Guna meningkatkan perilaku yang lebih baik dan karakter gotong royong melalui gerakan Indonesia Melayani, gerakan Indonesia bersih, gerakan Indonesia tertib, gerakan Indonesia mandiri, serta gerakan Indonesia bersatu. Termasuk di dalamnya kegiatan sosialisasi Bahaya Narkoba dan Kadarkum,” ujarnya melalui keterangan tertulisnya kepada Asatu.id, Kamis (7/9).

Dirinya berharap, melalui kegiatan KKN RM ini, mahasiswa dapat menjadi agen perubahan dengan mensosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk melakukan perubahan seperti terwujudnya sikap melayani, kehidupan yang tertib, dan lingkungan yang bersih sejalan dengan nilai-nilai revolusi mental.

Perwakilan dari Kementerian Sosial, Ismadi mengatakan bahwa narkoba berpotensi merusak masa depan generasi muda saat ini. Pasalnya, narkoba saat ini sudah mulai menghantui anak-anak dengan berbagai jenis yang sulit diketahui.

“Mencobanya memang gampang, namun kalau sudah kecanduan sudah susah untuk di perbaiki”. Untuk itu, kami berharap agar kualitas generasi muda bisa dijaga dengan menghindarkan mereka dari narkoba. Karena narkoba tidak hanya merusak otak, tapi juga tubuh,” jelas Ismadi.

Sementara Kepala desa Blimbing, Sutrisno menyambut gembira dengan adanya sosialisasi yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UNNES tersebut.

“Saya mewakili warga desa Blimbing senang dengan hadirnya mahasiswa di desa kami. Saya berharap warga desa Blimbing lebih mengerti tentang bahaya narkoba dan paham akan hukum. Rencananya bulan November di desa Blimbing sendiri akan mengadakan lomba Kadarkum sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan hukum di Indonesia,” pungkas Sutrisno.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *