FSA Indonesia Power jadi yang pertama di Indonesia

Caption : Direktur Human Capital Management PLN Muhamad Ali Menandatangani Prasasti Peresmian Centre Of Excellence Fire anf Safety Academy (imboh/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – PT Indonesia Power meresmikan Centre Of Excellence Fire and Safety Academy (FSA), Selasa (8/8) di Pandean Lamper, Semarang. Direktur Utama Indonesia Power Sripeni Inten Cahyani mengatakan, FSA ini merupakan akademi pertama yang ada di Indonesia.

“FSA ini baru pertama kali ada di Indonesia, tapi khusus untuk penanganan batu bara berkalori rendah (low rank coal). Kami berharap mudah-mudahan dengan adanya FSA ini bisa dioptimalkan baik di lingkungan PLN, anak perusahan PLN maupun bisnis swasta.” ujarnya saat ditemui wartawan usai acara peresmian Centre Of Excellence Fire and Safety Academy.

Dikatakan Sripeni, FSA bertujuan untuk mengendalikan serta mengurangi resiko bahaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Untuk dikatahui, guna memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Indonesia, Pemerintah membangung pembangkit listrik 35.000 MW (Megawatt) yang 50 persennya merupakan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan sebagiannya memanfaatkan bahan bakar low rank coal.

“PLTU itu ada yang menggunakan batu bara medium dan ada yang pakai low rank coal, Karena jenis batu bara kalori rendah Mudah terbakar atau sua bakar, maka harus membutuhkan penanganan luar biasa dan operator yang siap siaga,” pungkasnya.

Sripeni menambahkan, low rank coal apabila dibiarkan di ruang terbuka mudah terbakar, karena memiliki debu yang halus dan jika terkena unsur api maka akan langsung terbakar.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *