Daerah masih Kumuh, Pemkot Siap Copot Pejabat Setempat

SEMARANG (asatu.id) – Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu berkomitmen mengurangi kawasan kumuh di Kota Semarang. Untuk itu, Pemerintah Kota Semarang akan menggerakkan semua unsur untuk meminimalisir kawasan kumuh di Kota Semarang.

“Kota Semarang akan mendapatkan bantuan dana dari Bank Dunia untuk mengatasi kawasan yang saat ini dalam kondisi kumuh,” ujar Wakil Wali Kota Semarang yang ajrab disapa Ita ini, Senin (7/8), di Balaikota.

Menurut temuan dilapangan, tempat kumuh di Kota Semarang kurang lebih sekitar empat ratus hektar dan tersebar di 16 kecamatan. Ita menargetkan kepada penguasa yang memiliki tempat kumuh agar bisa menyelesaikan kekumuhan wilayahnya pada tahun 2020 mendatang.

“Jika komitmen untuk mengurangi kawasan kumuh ini tidak ditindaklanjuti, kami akan mencopot pemimpin wilayah setempat,” tukasnya.

81

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan