Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Sangat Diperlukan

SEMARANG (asatu.id) – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Agung Budi Margono berharap, Pemerintah Kota Semarang tidak hanya mewujudkan kota yang bersih dan ramah lingkungan, tetapi perlu pula langkah yang benar-benar mampu mengelolanya secara berkelanjutan.

Agung mencontohkan, dalam pengelolaan sampah yang dilakukan harus mampu menciptakan benefit. pihaknya berharap inovasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang, Desa Bambangkerep, Kecamatan Mijen nantinya bisa maksimal mengurangi volume sampah disana.

“Sebab ini menjadi salah satu program yang dicita-citakan bersama. Pemerintah harus mulai berpikir agar produksi sampah di TPA Jatibarang bisa berkurang. Jangan sampai TPA Jatibarang overload,”ujarna, Mingu (6/8).

Di sisi lain, lanjut Agung, Pemkot Semarang juga masih banyak PR berat. yakni penanganan masalah banjir dan rob, khususnya di Semarang bagian utara dan timur. Tetapi ia optimis, bahwa Pemkot Semarang bisa menyelesaikan persoalan rob dan banjir. Sebab, penanganan masalah rob dan banjir tersebut telah dirancang sejak lama, yakni dengan adanya Perda Rencana Induk Sistem Drainase untuk mengantisipasi banjir dan rob di Kota Semarang.

“Telah dibahas masterplan penanganan rob dan banjir secara rinci. Bahkan ini Perda pertama di Indonesia dan telah disesuaikan dengan aturan tata ruang kota hingga tahun 2031,” tukasnya.

77

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan