Rumah Difabel Gelar Pelatihan Jurnalistik

SEMARANG (asatu.id) – Roemah Difabel yang berkerja sama dengan asatu.id mengelar pelatihan jurnalistik terhadap Komunitas Sahabat Difabel, Jumat (5/8).

Pelatihan yang berlangsung lebih kurang dua jam itu, dengan pembicara Ari Chepi Pimpinan Redaksi asatu.id menjelaskan tentang teknik dasar menulis yaitu 1H dan 5 W yang terdiri dari How, What, Why, Who, When dan Where.

Tak hanya menerangkan tentang teknik dasar menulis tapi juga teknik wawancara.

“Untuk membuat sebuah berita teknik dasarnya adalah 1H dan 5W, serta membuat sebuah liputan harus jelas, komplit dan berdasarkan fakta di lapangan. Kalau kita membuat berita tanpa adanya data-data yang akurat itu namanya jurnalistik ludah,” terang Ari Chepi saat memberikan pelatihan di Rumah D, jalan MT.Haryono no.266, Semarang.

Teman-teman dari Komunitas Sahabat Difabel begitu semangat dan antusias menyimak penjelasan Ari Chepi.
Diharapkan setelah pelatihan ini adanya sinergi positif antara asatu.id dengan Komunitas Sahabat Difabel.

Ari menambahkan, setelah pelatihan ini semoga akan ada teman difabel yang berkontribusi menjadi jurnalis di asatu.id, menjadi difabel bukanlah suatu halangan untuk menjadi jurnalis.

“Justru kalau ada difabel yang menjadi jurnalis, bisa mengubah mindset masyarakat yang selama ini menganggap difabel tidak bisa apa-apa. Dalam era sekarang ini ruang dan kesempatan terbuka lebar buat siapa aja yang mampu dan mau untuk menjadi seorang jurnalis,” pungkasnya.(Yeni Endah )

172

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *