Muadi Gagal Berangkat Haji

BERANGKAT – Kelompok terbang (kloter) 20 yang berjumlah 354 calon jamaah haji dari Kabupaten Kendal, mulai diberangkatkan, Rabu (2/8).

KENDAL (asatu.id) – Warga asal Kabupaten Batang, Muadi, yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 20 jamaah haji Kendal dinyatakan gagal berangkat ke tanah suci. Ini karena Muadi menderita tuberculosis (TBC), sehingga secara medis dinyatakan tidak memungkinkan untuk berangkat, Rabu (2/8).

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Kendal, Sumari mengatakan jika kloter 20 terdiri atas 355 calon haji, satu dinyatakan tidak bisa menunaikan ibadah haji karena sakit.
 
“Rombongan dari Kendal menggunakan tujuh bus menuju Asrama Haji Donohudan di Kabupaten Boyolali,” ujarnya.
 
Menurut Sumari, tahun ini calon haji dari Kendal terbagi empat kloter, yakni kloter 20, 75, 76, dan 77. Kloter 20 dan 76 seluruhnya berasal dari Kendal, sedangkan kloter 75 gabungan dengan Kota Salatiga dan kloter 77 bersama dengan Kabupaten Karanganyar.
 
Kloter 20 berjumlah 354 orang, kloter 75 berjumlah 235 orang, kloter 76 sebanyak 355 orang dan kloter 77 membawa 165 orang.
“Secara keseluruhan jumlah calon haji yang berangkat dari Kabupaten Kendal sebanyak 1.009 jiwa. Itu termasuk jamaah dari Salatiga dan Karanganyar,” paparnya. (yoga arif)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *