Server E-KTP Disdukcapil Kendal Terserang Virus

DISTRIBUSIKAN – Disdukcapil Kendal siap distribusikan e-KTP yang sudah jadi kepada masyarakat di Kabupaten Kendal.

KENDAL (asatu.id) – Server pelayanan pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kendal terserang virus Ransomware Wannacry (RW).

Hal ini berimbas pada sepinya pelayanan di instansi tersebut, Selasa (1/8). Apalagi jaringan server tersebut terhubung dengan pusat database Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Kendal, Tatang Iskandariyanto membenarkan adanya kerusakan server akibat terserang virus RW, yang telah terjadi sejak Minggu (30/7), mulai pukul 11.00 WIB.

“Sudah koordinasi dengan Disdukcapil Provinsi untuk perbaikanya. Saat ini tengah perbaikan dengan melakukan penyetingan ulang. Proses perbaikan butuh waktu 2 hingga 3 hari. Kami mohon maaf pada masyarakat jika pelayanan e-KTP menjadi terganggu,” ujarnya.

Menurut Tatang,  imbas kejadian ini membuat permohonan kependudukan dan catatan sipil yang berhubungan dengan database, untuk sementara waktu belum bisa dilayani. Adapun untuk permohonan administrasi kependudukan lain yang tidak mendesak, tetap dilakukan pelayanan dengan tanda terima manual.

Akibat dari server rusak tersebut, foto e-KTP baru tidak bisa diaplikasikan karena harus mencantumkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dulu. Kalau tidak muncul, maka tak bisa menggunakan databasenya. Akibat database tidak bisa dibuka, maka perekaman e-KTPnya memakai komputer mobile.

“Seperti yang sedang dilakukan perekaman bagi warga di Desa Desa Cening, Kecamatan Singorojo. Hanya saja, kalau pakai sistem mobile harus dua kali kerja, dilakukan perekaman dulu, di save, dan baru dikirim. Beda dengan sistem data center, begitu direkam otomatis bisa dikirim,” terangnya. (yoga arif)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *