KKN USM Ajak Masyarakat Olah Sampah Jadi Kompos

SEMARANG (asatu.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), Universitas Semarang (USM) Angkatan ke XV 2017 mengadakan pengolahan sampah jadi kompos di Kelurahan Tawangsari Kecamatan Semarang Barat, Jumat (28/7).

Kegiatan ini hadiri oleh Kepala Kelurahan Tawangsari  dan staf-staf kelurahan, Ibu-Ibu PKK Kelurahan Tawangsari, serta masyarakat Kelurahan Tawangsari.

Pembuatan pupuk kompos  yang direalisasikan kepada masyarakat terbuat dari bahan-bahan organik yang dicampur dengan EM4 (sejenis bakteri untuk mempercepat proses pengkomposan) agar mudah terurai.

Mahasiswa KKN USM Kelurahan Tawangsari, Tenny Agustin mengatakan pengelolahan sampah organik menjadi pupuk banyak manfaatnya, salah satunya dapat mengembalikan kesuburan tanah. Selain itu tanaman yang diberi kompos dapat tumbuh menjadi lebih subur.

“Pada dasarnya semua bahan yang berasal dari makhluk hidup atau bahan organik dapat dikomposkan. Sebut saja daun-daunan kering, buah-buahan yang membusuk semuanya dapat dijadikan sebaga pupuki kompos,” lanjutnya.

Sementara itu, para warga yang mengikuti kegiatan tersebut sangat antusias mengingat daun-daun kering sangat mudah dijumpai, sehingga warga menilai kegiatan olah sampah jadi kompos sangat bermanfaat bagi mereka.

Kepala Kelurahan Tawangsari, Mudjiyati, SE menambahkan, melalui kegiatan ini berharap warga tawangsari bisa menjadikan peluang usaha khususnya ibu rumah tangga.(Farhan)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *