PSI Jateng Masih Nunggu Surat Resmi Koni

SEMARANG (asatu.id) – Persatuan Squash Indonesa (PSI) Jawa Tengah (Jateng) masih menunggu surat resmi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Pusat terkait Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja.
Untuk diketahui, PON Remaja yang akan dilangsungkan tahun ini harus diundur pada tahun 2018 mendatang.
Ketua Umum PSI Jateng, Supriyono mengatakan, saat ini pihaknya belum dapat melaksanakan seleksi.
“Seleksi belum bisa dilakukan, mengingat belum ada surat resmi dari Koni Pusat. Kami masih menunggu,” jelas Supriyono kepada asatu.id melalui sambungan telepon, Kamis (27/7).
Kedati demikian, pihaknya sudah menyiapkan atlet terbaiknya guna bersaing dalam ajang Pon Remaja yang diundur tahun depan (2018) nanti. Namun hal itu harus sedikir menganggu lantaran salah satu persyarat untuk atlet yang mengiku Pon Remaja harus berusia maksimal 16 tahun.
“Sebenarnya kami sudah siapkan atlet yang sudah ‘mateng’ untuk mengikuti Pon Remaja tahun ini. Berhubung eventnya diundur dan regulasinya seperti itu kami harus menyiapkan atlet yang usianya dibawah 15 tahun, agar hasilnya sesuai target,” tambah Supriyono.
Menurutnya, hal tersebut bukanlah menjadi kendala yang berarti. Mengingat masih banyak atlet muda yang mempunyai kemampuan tak jauh berbeda.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *