Antisipasi DBD, KKN USM Gelar Pemberantasan Sarang Nyamuk

SEMARANG (asatu.id) – Dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN), Universitas Semarang (USM) Angkatan ke XV 2017 menggelar kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PNS) di Kelurahan Tawangsari, Semarang Barat Rabu (26/7). Dalam kegiatan tersebut bekerja sama dengan Kelurahan Tawangsari,  Petugas Surveilans Kesehatan (Gasurkes).

Memasuki musim pancaroba masyarakat perlu waspada dan mengantisipasi serangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Upaya menjaga kebersihan lingkungan di dalam rumah maupun di luar rumah harus dilakukan untuk membrantas sarang dan jentik nyamuk.

Mahasiswa yang didampingi Petugas Surveilans Kesehatan mendatangi satu per satu rumah warga. Mereka memeriksa setiap tempat penampungan air. Sampel air yang terdapat jentik nyamuk diambil untuk diidentifikasi jenis nyamuknya.

Pendamping mahasiswa, Petugas Surveilans Kesehatan Ikha Zulaikha, SKM mengatakan, kegiatan PSN ini dilakukan dalam upaya Pemantauan jentik sekaligus memberantas sarangnya.

“Jika nanti nya ditemukan jentik diember, kita bisa bantu membuangnya atau memberikan saran2 3M Plus harapannya Angka Bebas Jentik (ABJ) bisa meningkat dan kasus bisa menurun,” Lanjut Ikha.

Sementara Koordinator Kelurahan Tawangsari KKN Universitas Semarang Angkatan XV 2017, Javier mengatakan berharap warga Tawangsari sadar dan mengetahui bagaimana memutuskan mata rantai jentik nyamuk dan pembersihan tempat-tempat jentik nyamuk secara berkesinambungan.

Kepala Kelurahan Tawangsari, Mudjiyati, SE menambahkan kegiatan PSN dilakukan untuk membantu program pemerintah dalam mencegah wabah demam berdarah yang sering terjadi di daerah-daerah padat penduduk.

“Sekaligus memberikan penyuluhan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengingatkan tentang bahaya demam berdarah,” Lanjut Bu Lurah Tawangsari.(Farhan)

313

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan