Pemkab Kendal Pelopori Penerapan Aplikasi Simantap

CAPTION : Penggagas aplikasi Simantap, Albertus Hendri Setyawan (depan laptop), saat memaparkan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Analisis Jabatan Terpadu (Simantap) di hadapan sejumlah pejabat Kabupaten Kendal. (yoga/asatu.id)

KENDAL (asatu.id) – Untuk pertama kalinya, aplikasi Sistem Informasi Manajemen Analisis Jabatan Terpadu (Simantap) diperkenalkan oleh penggagasnya, Albertus Hendri Setyawan kepada sejumlah pejabat di Kabupaten Kendal, di ruang Sekda Kendal, Selasa (18/7).

Jika berjalan dengan lancar, maka Pemkab Kendal akan menjadi pemda pelopor penerapan Simantap di Indonesia.

Aplikasi Simantap terdiri atas empat contain yang terpadu menjadi satu sistem, yaitu analisis jabatan (Anjab), evaluasi jabatan (Ejab), standar kompetensi manajerial (SKM), dan analisis beban kerja (Abk).

“Aplikasi ini berbasis website yang diinstal pada server Diskominfo Kendal sehingga bisa diakses secara online, dibuka kapan pun dan di mana saja, dengan cara memasukan data kepegawaian,” ujarnya, saat proses launching Simantap.

Menurut Hendri, aplikasi Simantap saat ini baru memasuki tahap I dan dikelola oleh tim secara mandiri, berjumlah 60 orang dan berasal dari berbagai OPD. Sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk melibatkan pihak ketiga.

“Sementara untuk admin berasal dari bagian organisasi. Aplikasi ini memiliki fungsi untuk manajemen kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal serta memperkaya khasanah implementasi e-government di lingkungan Pemkab Kendal,” papar Kasubag Kelembagaan dan Analisis Jabatan di Bagian Organisasi Setda Kendal tersebut. (yoga arif)

93

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan