Semarang akan Punya Tempat Selfie Baru

SEMARANG (asatu.id) – Melihat budaya selfie sudah banyak dilakukan masyarakat, khususnya Semarang, Pemerintah Kota Semarang berencana akan menambah spot destinasi yang menarik untuk berselfie bagi masyarakat Kota Semarang.

Kota Lama yang sampai saat ini masih bersolek nampaknya akan bertambah cantik dengan rencana pembangunan taman di depan Galeri Usaha Kecil Menengah (UKM) di kawasan Kota Lama  Semarang. Dan diharapkan, spot baru tersebut menjadi alternatif jujugan warga Semarang untuk mengabadikan momen dengan ber swa foto.

Ketua Badan Pengelolaan Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, saat ini masyarakat lagi gandrung swa foto atau selfie.

“Di Kota Semarang ini kan sudah ada beberapa tempat menarik untuk pengabadian momen dengan selfie di antaranya Taman Srigunting, Taman Garuda, dan Kampung Pelangi,” ujar Wakil Wali Kota yang akrab disapa Ita itu, Kamis(13/7).

Keberadaan galeri UKM di Kota Lama ini diharapkan menambah jujugan wisatawan lokal maupun asing tersebut untuk berswa foto. Selain itu, galeri yang terintegrasi dengan taman ini akan menjadi percontohan dalam revitalisasi bangunan cagar budaya lainnya.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa hal tersebut merupakan pengintegrasian di Kawasan Kota lama.

“Selain galerinya bagus di luarnya juga indah sehingga jadi salah satu unggulan jujugan warga masyarakat,” imbuhnya.

Untuk Galeri UKM sendiri, Ita menuturkan, saat ini  tinggal pemasangan kabel-kabel dan CCTV. Sedangkan untuk produk UKM, dipilih hanya produk-produk premium dari sisi kualitas dan telah melalui tahap screening.

“Premium dalam arti bukan harganya yang mahal, tapi kualitasnya yang bagus. Contohnya nanti ada yang harganya cuman Rp 40 ribu seperti tempelan kulkas. Jika ditempelkan tidak akan mudah untuk lepas,” katanya.

Kasi Pendayagunaan Ruang Milik Jalan (PRMJ) Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Atika Nabila menambahkan, konsep taman akan dibuat dengan pembangunan pedestarian dan street furniture dengan panjang 50 meter lebar 5 meter.

Untuk pedestarian akan pakai bahan portek terbaru yang air bisa langsung meresap. Kemudian akan dilengkapi dengan lampu hias, bunga, tanaman merambat, meja dan kursi.

“Semuanya mengikuti konsep kota lama sesuai persetujuan BPK2L. Diargetkan selesai minggu depan,” tukasnya.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *