Dishub Semarang akan Rutin Periksa Truk yang Melintasi Jalan Protokol

SEMARANG (asatu.id) – Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Muhammad Khadik menegaskan, akan terus merutinkan operasi terkait muatan truk yang melintasi sejumlah jalan di Kota Semarang.

“Ini akan kami rutinkan, dan ini tujuannya untuk menjaga fasilitas umum dalam hal ini jalan jalan protokol di Kota Semarang agar tetap terjaga,” ujarnya Selasa (11/7).

Pihaknya menambahkan, alasan untuk merutinkan kegiatan pemeriksaan muatan truk yang melintas di jalan protokol Kota Semarang ialah, adanya indikasi bahwa salah satu penyebab cepat rusaknya jalan di Semarang adalah truk dengan miatan berlebih atau overload.

“Memang ada indikasi jalan di Semarang cepat rusak karena muatan truk yang overload. Contohnya jika beban maksimal dari sebuah jalan itu 30 ton, tapi muatan truk ada yang sampai 46 ton, ini kan melebihi kapasitas maksimal dari jalan itu sendiri,” imbuhnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Dishub Kota Semarang mempunyai terobosan dalam pembelian alat timbang potabel untuk mengetahui muatan sebuah truk dilihat dari hasil resi alat tersebut. Truk hanya disuruh melintas secara perlahan di alat yang diletakkan. Setelah truk melintas, hasilnya akan diketahui dari print out resi yang menunjukkan muatan truk tersebut.

“Rencananya nanti alat ini akan ditambah lagi untuk langkah pemeriksaan muatan truk yang lebih masif lagi,” tukasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi pun mengapresiasi langkah Dishub Kota Semarang dengan melakukan terobosan tersebut guna menjaga fasum jalan protokol agar terjaga dan tidak mengalami mudah rusak.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *