SBY : Pengentasan Kemiskinan Jangan Dikendorkan atau Dihilangkan

SEMARANG (asatu.id) – Presiden Ke Enam Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan pemerintah saat ini agar program-program pengentasan kemiskinan tidak boleh dikendorkan apalagi dihentikan.

SBY juga mengatakan, Pemerintah harus menyeimbangkan anggaran yang dikeluarkan untuk pembangunan insfrastruktur dengan anggaran untuk menguras kemiskinan.

Menurutnya, untuk membangun sebuah negara pemerintah tidak bisa hanya membangun insfrastruktur fisik semata tetapi juga memperhatikan kesejahteraan warganya.

“Yang menjadi persoalan dan tantangan kita saat ini adalah kemiskinan yang masih relatif tinggi,” ujarnya saat Safari Ramadan Partai Demokrat Jawa Tengah dan DIY di Semarang, Selasa (13/6) malam.

Perihal tersebut, pihaknya mengingatkan para kader-kadernya yang ada di pemerintahan untuk menjalankan program pemerintah agar apa yang dibangun pemerintah pusat dan daerah bukan hanya materi saja melainkan juga manusianya.

“Angka kemiskinan masih relatif cukup tinggi. Oleh karena itu, ini menjadi tugas negara dan kita semua. Boleh saja subsidi dikurangi tapi rakyat miskin yang terdampak harus diberi kompensasi,” tambahnya.

Selain itu SBY juga berpesan agar pemerintah saat ini harus mendorong perusahaan- perusahan besar untuk meningkatkan CSR nya. “Bentuknya bisa dengan memberikan bantuan kepada masyarakat, dan utamakan yang tergolong ekonomi lemah,” tukasnya.

Pada Safari Ramadhan yang berlangsung di Hotel Gumaya Tower, Semarang itu, SBY hadir didampingi Ani Yudhoyono, beserta kedua putranya, yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *