Manyaran Longsor, 1 Meninggal 1 Belum Ditemukan

SEMARANG (asatu.id) – Bencana longsor kembali terjadi, kali ini lokasi kejadian berada di Jalan Mendut Utara I RT 5 RW 5 Manyaran, Semarang, Kamis (8/6) sore. Longsor terjadi di rumah milik seorang bernama Rusmiyanto (47).

Salah satu warga setempat, Raditya Noveriyani (31) menuturkan, kejadian terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Menurutnya pondasi rumah setinggi sekitar 6 (enam) meter seketika longsor yang lantas menimbun 3 (tiga) orang pekerja yang sedang melakukan perbaikan pondasi tersebut.

“Tadi pagi ada 3 orang yang lagi kerja menggali tanah untuk memperbaiki pondasi, terus sekitar pukul 15.45 WIB ada suara gemuruh, begitu saya keluar rumah ternyata pondasi rumah Pak Rusminyanto telah longsor,” terangnya.

Semntara Staff Humas Basarnas Jateng, Maulana Affandi mengaskan, dari kejadian longsor tersebut menimbun tiga pekerja. Saat kejadiaan kondisi dalam keadaan cerah, tidak diguyur hujan.

Ia mengatakan korban bernama Supri (40) warga Weliri Kendal telah berhasil dievakuasi dalam keadaan patah tangan kanan yang lantas dibawa ke Rumah Sakit terdekat.

“Tadi pukul 20.15 WIB korban bernama Budi Purwanto (30) warga Weleri Kendal, berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia. Sedangkan Nur (20) warga Pleret Bendungan Kaligarang, masih dalam pencarian,” pungkasnya.

Hingga berita ini dikirimkan, tim SAR gabungan Basarnas Jateng, Brimob Simongan, BPBD Kendal, BPBD Kendal, serta Damkar sedang melakukan evakuasi terhadap korban yang belum ditemukan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *