Dewan Dorong Destinasi Religi Diangkat

SEMARANG (asatu.id) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang berharap potensi-potensi destinasi wisata religi di Kota Semarang agar diangkat maksimal.

Hal tersebut diungkapkannya Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi saat acara Silaturahmi buka bersama dengan Komunitas Bantuan Komunikasi (Bankom) Polrestabes Semarang yang berlangsung di rumah dinasnya, Selasa (6/6) malam.

Supriyadi menyebutkan banyak destinasi wisata religi di Semarang, seperti Masjid Jami’ Syeikh Jumadil Kubro yang terdapat makam ulama besar itu di kawasan Terboyo, Semarang.

Kemudian Ada makam Ki Ageng Pandanaran I di Kelurahan Mugassari yang merupakan ayahanda dari Ki Ageng Pandanaran II yang merupakan Bupati Semarang pertama. Lalu ada makam Syekh Muhammad Sholeh bin Umar Assamarani atau Mbah Sholeh Darat.

Menurutnya, keberadaan ulama ulama besar tersebut erat kaitannya dengan sejarah Kota Semarang.

“Malah masyarakat dari luar Semarang yang lebih tahu dan banyak berziarah, sementara warga Semarang sendiri mungkin banyak yang belum tahu,” katanya.

Oleh karena itu, lanjutnya, perlu upaya-upaya menggali sejarah Kota Semarang yang erat kaitannya dengan destinasi-destinasi wisata religi. Terutama kalangan generasi muda. Dengan dirangsang melalui gelar diskusi, seperti ‘Menggali Jejak Ki Ageng Pandanaran’, dan sebagainya.

Selain dari Bankom Polrestabes Semarang, hadir pula komunitas mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Semarang, serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unissula Semarang.

“Harapan kami, anak-anak muda ini bisa lebih mengenal sejarah kotanya dan tokoh-tokohnya,” ujarnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *