Apa Itu Gerakan Jarik Masjid ?

SEMARANG (asatu.id) – Gerakan Jarik Masjid (Jumat Reresik Masjid) akhirnya resmi berjalan di 200 Masjid dan Musholla di Kota Semarang.

Gerakan Jarik Masjid yang digagas Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berharap, gerakan bersih bersih tersebut bisa menjadi semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

“Saya optimis gerakan ini dapat terus berjalan di seluruh Masjid dan Mushola di Semarang. Di Kota Semarang setidaknya dalam catatan kami ada 1.186 Masjid dan 1.966 Musholla,” ungkap Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini, Jumat (1/5).

Masjid Al Khusuf di Balaikota Semarang menjadi salah satu masjid yang menjalankan gerakan Jarik Masjid tersebut. Seluruh pejabat serta karyawan di lingkungan pemerintah Kota Semarang pun tampak antusias bergotong royong membersihkan masjid tersebut, Mulai dari membersihkan debu di langit-langit masjid sampai karpet dikerjakan tanpa canggung.

Masjid yang juga menjalankan gerakan bersih-bersih ini diantaranya Masjid Nurul Huda di Keluraha Kedungpane, Masjid Nurul Fatah di Kelurahan Jatibarang, Masjid Al Karim di Kelurahan Wonolopo, Masjid Baitul Istiqomah di Kelurahan Bubakan, dan Masjid Nurul Yaqin di Kelurahan Purwosari.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *