Komisi D Kota Semarang Support Masjid Bahtera Nuh Jadi Jujukan Wisata Baru

SEMARANG (asatu.id) – Viralnya Masjid berbentuk kapal di Jalan Kyai Padak, Palir, Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan yang sekarang membuat Masjid seluas sekitar 400 m2 milik Yayasan As Safinatun Najah Pekalongan tersebut menjadi jujukan masyarakat berwisata baru.

Melihat hal itu, Komisi D DPRD Kota Semarang, yang membidangi pariwisata, akan melakukan pemeriksaan terkait izin pembangunannya.

Apakah Yayasan As Safinatun Najah memang mendirikannya sebagai sebuah masjid pada umumnya, atau untuk maksud tujuan lainnya misalnya tempat wisata.

Anggota Komisi D, Anang Budi Utomo mengatakan, untuk saat ini belum ada dorongan kepada Pemerintah Kota Semarang untuk melakukan langkah pengembangan obyak wisata seperti melengkapi fasilitas sarana prasarana dan memperbaiki akses menuju ke lokasi masjid tersebut.

“Karena kita mau lihat dulu izin pembangunan masjid itu untuk apa? sebagai masjid atau untuk apa?,” ujar Anang, Rabu (31/5).

Anang menambahkan, jika memang nantinya dikembangkan menjadi destinasi wisata baru, Dewan akan mensupport apabila masjid itu memang punya potensi jadi destinasi wisata.

 Namun dikarenakan masjid tersebut milik swasta, pemkot harus membutuhkan koordinasi dengan beberapa pihak terkait.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *