Amankan Stok BBM dan LPG Pertamina MOR IV Bentuk Satgas

SEMARANG (asatu.id) – Demi memastikan pasokan Stok BBM dan LPG aman di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pertamina membentuk satuan tugas (Satgas). General Manager MOR IV, Ibnu Chouldum mengatakan, Satgas ini dibentuk dalam rangka memonitor stok BBM dan LPG secara lebih komprehensif.

“Satgas ini diperkuat oleh person in charge (PIC), yang mempunyai fungsi diantaranya sebagai Sales Excecutive baik Retail Maupun Domestic Gas, Supply & Distribution, Keuangan, IT dan didukung penuh oleh Hiswana Migas serta berbagai fungsi dan instansi terkait lainnya,” ungkapnya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (31/5).

Satgas ini mulai aktif bekerja pada H-15 hingga H+15 Idul Fitri. Bahkan pada H-5 hingga H+5 Idul Fitri, supply point dan satgas akan bekerja selama 24 Jam sebagai antisipasi padatnya arus mudik lebaran yang menyebabkan kemacetan, lanjutnya.

Masih melanjutkan, strategi pembentukan Satgas ini juga diperkuat dengan dibentuknya SPBU dan SPBE Kantong yang tersebar di berbagai lokasi guna memperpendek jarak dan waktu tempuh mobil tangki.

“Kami pastikan untuk wilayah pertamina MOR IV stok BBM dan LPG di wilayah Jateng dan DIY aman. Pertamina telah menyiapkan stok tambahan yang bervariasi di tiap-tiap daerah dengan rata-rata kenaikan 21 persen untuk Gasoline (Premium dan Pertamax Series) dan Gasoil (Solar/Bio + Pertamina Dex series) akan mengalami penurunan – 2
persen, namun Pertamina Dex dan Dexlite kan mengalami kenaikan hingga 100 persen dibandingkan rata-rata konsumsi harian 2017,” tandasnya.

Manager Domestik Gas MOR IV, Pierre Janitza Wauran menambahkan telah menyiapakan antisipasi kenaikan konsumsi produk LPG baik PSO maupun Non-PSO dengan meningkatan stok rata-rata sebesar 5-10 persen dibandingkan rata-rata konsumi harian tahun 2017.

“Guna antisiapasi, produk PSO ditingkatkan hingga 3.581 MT/hari ekuivalen dengan 1.193.666 tabung gas per hari, jika konsumsi normal rata-rata sebesar 3.255 MT/hari ekuivalen dengan 1.085.000 tabung gas per hari. Sedangkan untuk LPG Non-PSO rata-rata konsumsi harian diantisipasi hingga 298 MT/hari,” pungkasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *