Hotel Diharapkan Tidak Berdiri di Kawasan Goa Kreo dan Waduk Jatibarang

SEMARANG (asatu.id) – Untuk menjaga keindahan alam, dan melestarikan potensi lokal, pembangunan hotel-hotel berbintang dan bertingkat tinggi dinilai merupakan langkah yang kurang tepat. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Anang Budi Utomo, beberapa waktu lalu.

Menurutnya keberadaan Waduk Jatibarang dan Goa Kreo harus dapat memberikan kesejahteraan warga sekitar dengan memberikan jasa penginapan atau home stay. Ia menambahkan bagi pengunjung yang ingin menginap, bisa menggunakan jasa homestay di kawasan tersebut.

“Harapannya warga sekitar dapat menikmati kesejahteraan dari pengunjung yang menggunakan jasa inap,” imbuhnya.

Ia menambahkan, Goa Kreo Gunungpati dan Waduk Jatibarang diperkirakan akan menjadi destinasi wisata di Lebaran 2017 nanti karena objek wisata tersebut saling berdekatan dan bisa memberikan opsi kepada pengunjung.

“Disana juga ada tradisi Rewanda yaitu tradisi memberikan makanan kepada kera penghuni Goa Kreo. Kami berkeinginan bahwa tradisi Rewanda waktunya digeser misal, H+7 Lebaran sehingga diharapkan masyarakat dapat maksimal ikut menikmati menyaksikan tradisi Rewanda yang digelar secara rutin di Goa Kreo,” ujarnya.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *