Ajarkan Nilai Kebajikan Melalui Boneka

SEMARANG (asatu.id) – Kelompok Focus Group Discussion (FGD) Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang adakan kegiatan Belaian Tangan di taman kanak-kanak RA Tarbiyatus Shibyan Merunten Kulon, Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Semarang.

Belaian Tangan merupakah sebuah Media Pembelajaran menanamkan nilai kebajikan melalui media boneka tangan. Kegiatan ini berlangsung selama tiga bulan.

Ketua kelompok, Dessy Murdianti menjelaskan, FGD ini diadakan merujuk pada data penelitian yang dilakukan oleh Sandjaja pada tahun 2006 lalu. Penelitian ini menunjukkan adanya perilaku menyimpang yang dilakukan oleh anak-anak di beberapa Sekolah Dasar di Kabupaten Semarang.

Meliputi berkata bohong (44 %), berkata kasar dan kotor (72 %), merusak barang milik teman atau sekolah (22 %), mencuri barang milik teman (17 %), membolos sekolah (11 %), mengganggu teman yang lain (39 %) serta lainnya.

“Awalnya kami gelisah, terjadi peningkatan angka perilaku menyimpang yang tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa saja, melaikan oleh anak-anak juga. Maka itu kami adakan ini setiap Jumat dan Sabtu. Mulai tanggal 25 maret – 3 Juni,” jelasnya kepada asatu.id, Sabtu (27/5).

Masih menjelaskan, FGD yang dilakukan yaitu dengan mengumpulkan permasalahan yang lebih detail oleh masing-masing orangtua dalam pola mendidik anak, pemaparan materi oleh psikolog dalam sebuah seminar parenting dan tanya jawab oleh orangtua murid, pendampingan orangtua dalam kegiatan storytelling, serta kegiatan lain yang dirancang untuk meningkatkan interaksi antara orangtua dan anak.

“Harapan kami melalui kegiatan ini orangtua murid lebih mendapatkan informasi mengenai tahapan perkembangan anak, kesadaran orangtua dalam membentuk perilaku positif anak lebih meningkat, serta anak-anak dapat belajar mengenai penanaman nilai kebajikan dengan cara yang menarik,” pungkasnya.

Dessy tak sendiri, dirinya dibantu oleh Irfan Ari Kurniafandi, Ines Pramita, Sarah Muthmainnah, Tsara Firdaus, serta Ika Febrian Kristiana, S. Psi., M. Psi., Psikolog sebagai dosen pembimbing.

Kepala Sekolah RA Tarbiyatus Shibyan Merunten Kulon, Tumiyati.S.Pd, menyambut baik akan kegiatan mahasiswa Psikologi Undip itu. Ia menuturkan beberapa anak di sekolahnya menunjukkan adanya perilaku yang menyimpang tersebut, maka itu penanaman nilai kebajikan dirasa sangat membantu di sekolahnya.

“Kami berharap kegiatan mahasiswa Psikologi Undip ini mampu mengurangi dan mencegah timbulnya perilaku menyimpang yang lebih banyak pada anak-anak,” pungkasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *