Penting Mengajarkan Toleransi di Usia Dini

toleransiSEMARANG (asatu.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengapresiasi Pawai Karnaval Budaya Dugder yang diselenggarakan di Lapangan Simpang Lima Semarang, Rabu (24/5). Apresiasinya itu dikarenakan adanya unsur toleransi yang nampak jelas muncul di acara tahunan tersebut.

Ia melihat anak-anak yang berasal dari UPTD Pendidikan se-Kota Semarang tampak ceria melakukan arak-arakan dengan mengenakan pakaian adat, kesenian daerah, dan ornamen-ornamen dari berbagai daerah se Indonesia.

Menurutnya, keberagaman bukan menjadi sebuah persoalan namun sebagai modal kekuatan Bangsa Indonesia khususnya Kota Semarang untuk menjalin persatuan dan kesatuan dalam rangka melaksanakan program-program pembangunan.

“Toleransi penting sekali diajarkan pada sejak bangku Sekolah Dasar. Harapannya, semangat toleransi dan menghormati perbedaan agama akan menjadi sebuah kebiasaan hingga mereka dewasa nanti. Acara pagi tadi juga salah satu bentuk mengajarkan keberagaman,” ujar wali kota yang akrab disapa Hendi ini.

Selain itu, melalui karnaval budaya Dugder, pihaknya juga ingin mengajarkan kepada generasi penerus bangsa untuk nguri-nguriwarisan budaya leluhur.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *