Mgr. Robertus Rubiyatmoko Resmi ditahbizkan Sebagai Uskup Agung Semarang

SEMARANG (asatu.id) – Ribuan jamaah Katholik terlihat khusuk berdoa bersama, dalam pelaksanaan Penahbizan Uskup Agung Semarang di Lapangan Bhayangkara, Akademi Kepolisian Semarang, Jum’at (19/5).
Sebanyak 500 imam atau pastur, serta 15 ribu umat dari 100 paroki baik dari Keuskupan Agung Semarang maupun dari luar Semarang, mengikuti pelaksanaan Tahbizan Uskup Agung Semarang Monsinyur (Mgr.) Robertus Rubiyatmoko. Kini dia resmi ditahbizkan oleh Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Suharyo.
Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Suharyo, menyampaikan harapannya kepada Mgr Robertus Rubiyatmoko.
“Kita berharap, Uskup Agung yang baru ini akan selalu menjadi pewarta damai kepada seluruh umat di Semarang,” ungkapnya dalam prosesi penahbisan.
Didampingi Uskup Bandung Mgr Antonius Subianto Bunyamin OSC dan Uskup Malang Mgr Henricus Pidyarto Gunawan OCarm. Turut hadir Duta Besar Vatikan untuk Indonesia Mgr Antonio Guido Filipazzi yang membacakan surat keputusan penahbizan uskup agung.
Dalam pelaksanaan Tahbizan Uskup Agung Semarang, rangkaian upacara penahbisan sebelumnya diawali dengan “Salve Agung” dan pemberkatan perlengkapan uskup pada Kamis (18/5) lalu di Gereja Katedral Semarang, kemudian paraliturgi perjalanan hidup uskup.
Sebagai Catatan, Mgr Robertus Rubiyatmoko atau akrab disapa Romo Rubi merupakan uskup ke-6 Keuskupan Agung Semarang menggantikan mendiang Mgr Johannes Pujasumarta yang wafat pada 10 November 2015 lalu.
Mgr. Robertus Rubiyatmoko lahir di Sleman, 10 Oktober 1963. Dia menempuh pendidikan seminari di Seminari St Petrus Kanisius Mertoyudan, Magelang, kemudian menyelesaikan studi filsafat dan teologi di Wedabhakti Pontifical Faculty of Theology, Universitas Sanata Darma, Yogyakarta.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *