Jangan Transfer Uang Lewat Jaringan Wifi Umum, Ini Alasannya….

 

Foto : (Kiri) Kepala Departemen Perlindungan Konsumen OJK, Anto Prabowo

SEMARANG (asatu.id) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghimbau para nasabah perbankan untuk lebih berhati-hati jika mentranfer atau melakukan transaksi melalui mobile dengan jaringan wifi umum.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Kepala Departemen Perlindungan Konsumen OJK, Anto Prabowo, bahwa dalam jaringan wifi umum tersebut bisa diretas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Ini sebisa mungkin jangan dilakukan, karena wifi di tempat umum bisa dimungkinkan untuk diretas orang jahat. Lebih aman menggunakan jaringan data personal,” katanya, Selasa (16/5).

Yang terpenting yakni, para nasabah dilarang keras memberikan ID dan password mobile banking kepada siapapun. Hal ini banyak terjadi di masyarakat yang kurang paham secara keseluruhan mengenai mobile banking.

Pihaknnya meminta kepada perbankan tidak hanya mengeluarkan produk saja, melainkan harus melakukan pembinaan atau edukasi kepada masyarakat yang akan menggunakan produk bank tersebut. Dia tidak menginginkan ketidaktahuan masyarakat dimanfaatkan untuk terjadinya penipuan dan kejahatan.

“Sampai saat ini laporan yang masuk ke kami 3.877 dari bulan April dan Mei 2017. Dari jumlah tersebut, memang banyak didominasi oleh sektor perbankan dan asuransi. Dari jumlah tersebut, 77 persen sudah kami atasi,” ungkapnya.

Dengan banyaknya penipuan mengatasnamakan bank yang kini marak melalui SMS, OJK bekerjasama dengan perbankan untuk memblokir nomor rekening yang berpotensi dipandang dijadikan penimbunan uang hasil kerjahatan.

Tidak sampai disitu, OJK juga bekerjasama dengan provider untuk memblokir nomor selular yang digunakan untuk menyebarkan SMS penipuan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *