Tepis Kekumuhan, PPKL Gelar Kerja Bakti

ppklSEMARANG (asatu.id) – Sebanyak 500 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Kreatif Lapangan (PPKL) Stadion Diponegoro Semarang melakukan kerja bakti dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Semarang dan bulan bakti gotong royong di sepanjang Jl Kimangunsarkoro Semarang, Kamis (11/5).

Ketua PPKL Stadion Diponegoro Pringgo Sutjahyo mengatakan, agenda kerja bakti tersebut merupakan bentuk partisipasi pedagang dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan dan ketertiban di kawasan teraebut.

“Jadi kami ingin menepis image masyarakat yang mana banyak yang menilai PKL itu nggak jaga kebersihan. Tapi disini kami ingin menunjukkan bahwa kami sangat peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Selain agenda kerja bakti, pihaknya juga menyampaikan, bahwa sampai saat ini para pedagang sudah berusaha menjaga lingkungan dengan membersihkan lapak dagangannya di hari Minggu setelah berdagang.

“Setelah Minggu pagi kita jualan, ada 10 petugas yang khusus membersihkan sampah. Dananya swadaya dari para pedagang sesama anggota PPKL,” ungkapnya.

Ia membeberkan kerja bakti tersebut akan diagendakan 3 bulan sekali disamping agenda rutin lainnya.

“Kami juga bersama-sama di saat pas 17-an membantu warga. Kita harapkan juga ada kerjasama yang baik dengan warga sekitar untuk menjaga kebersihan disini,” ungkapnya.

Sementara itu, Bendahara  PPKL Stadion Diponegoro, Jamaludin Malik menambahkan, jumlah total pedagang yang terdaftar anggota PPKL mencapai 800-an pedagang. Hal tersebut mengalami pengurangan yang sebelumnya berjumlah lebih dari 1000 pedagang.

“Ada pedagang perabot rumah tangga, assesoris, buku, dll,” imbuhnya.

Pihaknya berharap PPKL kedepannya bisa dilibatkan dalam setiap acara atau event Pemerintah Kota Semarang sebagai partisipan serta memeriahkan event yang digelar Pemkot.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *