Ketua MK, Arief Hidayat : Saatnya Alumni FH Undip Mendunia

SEMARANG (asatu.id) – Sekitar 800 alumni dan keluarga besar Fakultas Hukum Undip mengikuti jalan sehat dalam rangka Lustrum ke 12, beberapa waktu lalu.

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Arief Hidayat turut hadir ditengah peserta, yang berkenan melepas jalan sehat.

Selain tamu undangan dan para alumni yang merepresentasikan angkatannya, tampak hadir di kegiatan tersebut para guru besar fakultas hukum dan masyarakat sekitar.

Dekan Fakultas Hukum, R.Benny Riyanto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh alumni yang hadir.

Menurutnya, lustrum ke 12 sengaja ini dibuat meriah sekaligus untuk mengumpulkan kembali para alumni yang tersebar di seluruh pelosok nusantara.

“Sehari sebelumnya, kami juga menggelar temu kangen dan penghargaan alumni award pada alumni yang berprestasi, untuk mensemangati alumni lain agar lebih meningkat prestasinya dimanapun mereka berkarya,” tandas guru besar hukum acara perdata itu.

Pihaknya juga menginginkan agar seluruh alumni meningkatkan sinergi yang lebih kompak lagi, karena kemajuan dan prestasi fakultas Hukum Undip juga tidak lepas dari peran para alumni.

Harapan itu ditegaskan kembali oleh Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Arief Hidayat yang merupakan alumni tahun 1974 sekaligus Ketua DPP IKA FH Undip. Dalam sambutannya mewakili alumni, mengajak semua alumni untuk bersama dengan civitas akademika Fakultas Hukum membangun Fakultas Hukum Undip lebih maju.

“Sudah saatnya alumni FH Undip memiliki prestasi yang mendunia. Banyak alumni kita di pemerintahan dan swasta yang memiliki prestasi yang membanggakan. Prestasi ini harus ditularkan dan dijadikan semangat untuk semua mahasiswa kita” tutur guru besar hukum tata negara Undip itu.

Sementara itu, Ketua Panitia Joko Priyono juga menyampaikan beberapa informasi. Menurutnya, jalan sehat tersebut merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan lustrum ke 12 FH Undip.

Ada temu alumni, Seminar Kemaritiman, Orasi Ilmiah, anjangsana keluarga besar yang sudah pensiun serta pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Bayu,putra dari dalang kondang Anom Suroto.

“Pagelaran wayang kulit nanti digelar tanggal 13 Mei di kampus FH, sebagai kerjasama dengan DPD RI yang juga
menyelenggarakan sosialisasi program-programnya untuk masyarakat” kata Guru besar Hukum Internasional itu.

Acara jalan sehat makin meriah dengan hadirnya Katon Bagaskara, personel pentolan KLA Project. Sejumlah lagu-lagu KLA seperti Yogyakarta, Dinda Dimana, Cinta Putih menggema dinyanyikan koor bersama seluruh peserta.

Meskipun suasana panas terik di pelataran parkir, para peserta tetep semangat larut menyayi bersama Katon  Bagaskara dan seakan kembali kemasa remaja mereka.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *