Hampir 1000 Kios dan Los Pasar di Semarang Tak Bertuan

SEMARANG (asatu.id) – Dinas Perdagangan menemukan 964 kios tak berpenghuni dari aksi penyegelan Kios dan Los di 16 Padar Tradisional selama dua bulan terakhir ini.

Baru-baru ini, Dinas Perdagangan melakukan penyegelan di tiga pasar dan mendapatkan 19 kios dan 49 los di pasar Udan Riris, Tlogosari, 4 kios dan 16 los di pasar Penggaron, serta dua kios dan enam los di pasar Bangetayu.

“Saat ini total kios dan los pasar yang sudah disegel mencapai 1008 buah,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto, Sabtu (29/4).

Fajar menyebut, dari 964 kios dan los yang tak bepenghuni tersebut, belum ada iktikad baik dari pemilik kios dan los dalam mengurus kembali kepemilikannya dengan pembayaran retribusi selama mangkrak ke Dinas Perdagangan.

Fajar mengatakan, pihaknya akan kesempatan kepada pemilik kios fan los yang disegel untuk mengurus kembali kios sampai batas bulan Mei mendatang. Jika sampai batas waktu yang ditentukan tidak ada kejelasan maka akan diberikan kepada orang lain yang bersedia untuk menempati dan berjualan disana.

“Dari 1008, 60 diantaranya sudah melakukan pembayaran retribusi dan siap untuk kembali menempati,”tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *