FKSPN Jateng Ingin Kesejahteraan Buruh Meningkat

FKSPN ingin kesejahteraan buruh meningkat (Imboh Prasetyo/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Rata-rata upah minimum buruh di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) hanya sekitar 1,4 juta rupiah, nilai tersebut terbilang sangat rendah jika dibandingkan dengan upah di provinsi lainnya.

Hal tersebut dikatakan Ketua DPW Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (FKSPN) Provinsi Jateng Nanang Setyono saat memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) ke-II di Hotel Siliwangi Semarang, Jumat (21/4).

Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu tantangan terberat yang dihadapi serikat pekerja di Jateng. Pihaknya melalui kesempatan Rakerwil ini ingin meminta kepada para pemangku kekuasaan agar kesejahteraan buruh dapat lebih diperhatikan lagi.

“Kami berharap pemerintah dan pihak terkait lainnya berpikir agar kesejahteraan buruh tidak hanya diukur dari upah saja. Namun juga bisa memfasilitasi transportasi yang baik, serta biaya pendidikan dan rumah murah yang terjangkau bagi pekerja,” ungkapnya.

Dalam acara tersebut, juga dihadiri Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional FKSPN Ristadi. Dia mengajak kepada seluruh pimpinan wilayah hingga struktur terbawah di Provinsi Jateng untuk terus mengupayakan kepada pemerintah agar PP No. 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan dapat dicabut dan diubah.

“Kita akan terus melakukan lobi kepada pemerintah dan pihak-pihak terkait seperti DPR, BPJS Ketenagakerjaan, Apindo, maupun instansi-instansi terkait lainnya,” kata Ristiadi.

Dirinya mengatakan, jika kemudian dari upaya tersebut tidak bisa menemukan solusi, maka terpaksa mereka akan turun menggelar aksi besar-besaran. Walau begitu pihaknya menganggap hingga saat ini dari pimpinan pusat menilai pemerintah masih bisa diajak berkomunikasi dengan baik.

“Melalui Rakerwil II FKSPN kali ini, diharapkan mampu menghasilkan kesepakatan serta masukan untuk perbaikan FKSPN khususnya di Jateng serta dapat memberikan solusi-solusi terhadap permasalahan buruh yang belum selesai hingga saat ini,” tegasnya.

Hari Jumat (21/04), Rakerwil II FKSPN dibuka secara resmi dan rapatnya sendiri digelar pada Sabtu (22/04).

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *