Mafindo Gelar Sarasehan Nasional Melawan Hoax

SEMARANG (asatu.id) – Rendahnya literasi serta polarisasi akibat isu sosial politik serta SARA menjadikan problem utama dalam masifnya penyebaran hoax atau berita bohong di Indonesia. Menyikapi akan kejahatan tersebut, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menggelar Sarasehan Nasional bertajuk Melawan Hoax, Mengembalikan Jati Diri Bangsa.

Saresahan yang menghadirkan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo, Humas Kepolisian Daerah (Polda) Jateng Kombes Pol Djarod Padakova, KH Mustofa Bisri (Gus Mus) itu berlangsung di Wisma Perdamaia, jalan Imam Bonjol No. 29 Semarang, Kamis (20/4).

Sementara itu, Farid Zamroni Mardiyansyah Koordinator Mafindo Semarang sekaligus ketua panitia mengatakan, kegiatan sarasehan nasional ini bekerjasama dengan Pemprov Jateng serta Polda Jateng.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mampu membangun kembali pranata sosial diantara tokoh masyrakat sehingga mudah untuk melakukan klarifikasi terhadapisu yang meresahkan masyarakat.

“Masifnya informasi hoax, fitnah, hasutan, dan provokatif di media sosial sangat meresahkan masyarkat. Dengan kegiatan ini harapan kami dapat mengembalikan pranata sosial diantara para tokoh masyrakat dan pemerintah, sehingga terbangun sinergitas dalam meredam isu akibat berita hoax,” ungkapnya, Kamis (20/4).

Pihaknya berharap, setelah kegiatan silahturahmi nasional tersebut dapat ditindak lanjuti dengan pembentukan forum antara tokoh masyarakat khusus sebagai bagian dari infrastruktur clearing house yang mampu meredam berbagai isu yang meresahkan masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta agar masyarakat lebih cerdas dalam menggunakan media sosial.

“Ayo bijak dan cerdas dalam menggunakan media sosial, stop penyebaran berita hoax,” tandasnya.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *