SINAKES Online Percepat Izin Tenaga Kesehatan

(Vedyana Ardyansah/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Terhitung mulai hari ini, Rabu (29/3), Pemerintah Kota Semarang menerapkan sistem online untuk kepengurusan izin profesi bagi tenaga kesehatan Kota Semarang.

Selain sebagai langkah modernisasi, hal tersebut dinilai mampu memangkas waktu kepengurusan izin yang semula memakan waktu 20 hari sekarang hanya membutuhkan waktu 18 jam dalam kepengurusannya.

“Kita punya program Sistem Informasi Tenaga Kesehatan secara online (SINAKES Online). Ini sebagai langkah penyederhanaan permohonan izin profesi bagi tenaga kesehatan,” ungkap Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Ulfi Imron Basuki.

Ia menerangkan, sebelum adanya sistem online tersebut, pihaknya mengaku bahwa setiap hari melayani 70 sampai 100 pemohon untuk mengajukan izin. Dirinya menilai, hal tersebut kurang efektif dan efisien.

“Kalo setiap hari harus ada penumpukan dokumen sebanyak itu, nanti pastinya kantor kami tidak cukup memuat dokumen sebanyak itu, maka dari itu kita mencoba merubah sistem lama menjadi sistem online,” terangnya.

Teknisnya, lebih lanjut Ulfi menuturkan, seorang tenaga kesehatan harus melengkapi berkas-berkasnya dulu di Organisasi Profesi (OP) kemudian setelah komplit, OP melakukan pengurusan izin tersebut ke dinas kesehatan secara online.

“Setelah keluar rekomendasi dari kepala dinas, lalu dikirim ke DPM PTSP, lalu kita lakukan verifikasi, kemudian penandatanganan,” lengkapnya.

Ulfi mengaku bahwa hal tersebut merupakan langkah mendukung program pemerintah dalam ranah kesehatan, dengan cara memudahkan ketersediaan tenaga kesehatan.

Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang mengatakan, penerapan sistem online dalam permohonan izin profesi bagi tenaga kesehatan ini memiliki beberapa keuntungan, antaranya, pemangkasan waktu kepengurusan, lebih semakin praktis.

“Yang pasti ini langkah antisipasi pungli. Karena tidak ada mekanisme bertemu,” ungkapnya.

Sementara itu, Yasinta, salah satu pemohon dari profesi apoteker mengaku bahwa sistem online kepengurusan izin melalui SINAKES ini merupakan pengalaman pertama dirinya dalam mengurus perizinan profesi.

“Lebih gampang tidak perlu nunggu lama. Biasanya dari DKK10 hari, dari DPM PTSP 10 hari, kalo ini katanya paling lama 18 jam. Jadikan lebih cepat,” tuturnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *