Menhub Nyatakan Sudah Siap Hadapi Arus Mudik 2017

(Vedyana Ardyansah/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Menteri Perhubungan Republik Indonesia Ir. Budi Karya Sumadi mengatakan sudah melakukan koordinasi secara masif dengan Kapolri, Kapolda dan jajaran kepolisian terkait persiapan arus mudik 2017 serta langkah antisipasinya.

“Kami akan koordinasikan lebih lanjut Minggu depan. Setidaknya kami sudah punya pengalaman waktu Natal dan Tahun Baru lalu, sehingga usulan dan kritik yang masuk akan kami inisiasi,” ujarnya saat mengunjungi Stasiun Tawang, Kamis (23/3).

Terkait dengan Brexit (Brebes exit), pihaknya menerangkan bahwa jalur tol Brexit bukan lah satu-satunya akses untuk percepatan jalur mudik lebaran. Ia mengimbau agar  masyarakat menggunakan jalur lain seperti lintas selatan dan jalur lintas utara.

“Masyarakat juga bisa memanfaatkan moda transportasi kereta api dan kapal untuk mudik Lebaran 2017 nanti,” imbuhnya.

Salah satu cara yang diterapkan nanti, memberlakukan load atau kendaraan masuk area tol harus disesuaikan dengan kapasitas. Setiap kendaraan di tol yang melampaui dua kilometer maka pintu masuk tol akan ditutup dan dialirkan ke jalur lain.

“Itu akan dilakukan berurutan sampai ke Jakarta. Sehingga load di mulut-mulut tol tidak numpuk di tempat,” paparnya.

Budi mengimbau agar Kementerian Perhubungan dan Kepolisian juga tidak memberikan ekspektasi yang berlebihan kepada masyarakat terkait Tol Brexit.

“Dulu kesalahan kita adalah memberikan ekspektasi berlebihan sehingga pemudik tumpah ruah lewat Tol Brexit,” tukasnya.‎

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *