Kampung Mangut, Tematiknya Kecamatan Tugu

(Vedyana Ardyansah/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Kecamatan Tugu mengandalkan daerah Tanggul Sari di Kelurahan Mangunharjo sebagai Kampung Tematik ‘Kampung Mangut’. Hal ini lantaran daerah tersebut terkenal dengan bahan kuliner ikan mangutnya.

Adanya kampung tematik tersebut, para warga Tanggul Sari sudah tersentralkan dengan membentuk wadah Paguyuban Serba Guna, berisi para pengusaha penghasil ikan dengan produk utamanya yakni ikan asap.

Camat Tugu, Yenuarso mengatakan, Tanggul Sari Mangunharjo sebagai Kampung Mangut lantaran sudah adanya pengusaha pengasapan ikan yang bertahun-tahun mengembangkan bisnis ikan asapnya disana.

“Potensi ini sebagai penggerak perekonomian warga Tanggul Sari setiap harinya dengan menyuplai ikan mangut di Semarang,” ujarnya, Sabtu (18/3).

Pihaknya menambahkan, meski sudah tersentralkan, namun ia tetap akan mendorong potensi tersebut lebih baik lagi untuk sebagai penghasil ikan asap.

Sementara Wakil Ketua Paguyuban Serba Guna Tuminah menyampaikan, meski hanya tersisa sembilan pengusaha ikan asap tapi untuk penyerapan produk ikan asap dari waktu ke waktu selalu meningkat.

“Kalau pengusahanya berkurang karena banyak para penerusnya enggan berkecimpung, tapi kalau permintaan selalu naik dan kita maksimalkan, setiap hari bisa 200-300 kg tiap pegusaha mensuplai kebutuhan ikan asap di pasaran,” ucapnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *