Ratusan Siswa Ikuti Polines Roboline Contest

(Imboh Prasetyo/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Ratusan siswa ikuti Polines Roboline Contest 2017, acara tahunan yang sudah berjalan ke lima kali itu diselenggrakan Politeknik Negeri Semarang (Polines).

Berada di Gedung Wisma Perdamaian, Semarang. Kejuaraan bertaraf nasional itu diikuti ratusan tim yang tersebar dari berbagai wilayah di nusantara.

Palembang, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Yogyakarta merupakan wilayah asal peserta kejuaraan kelas Roboline Follower Analog.

“Semua kontestan Roboline Follower Analog berasal dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) Sederajat dari Seluruh Indonesia,” jelas ketua panitia Imadudien Ariefa, Sabtu (11/3) siang.

Pihaknya menambahkan, hal yang berbeda di tahun ini terletak pada semua kontestan mulai dari SD hingga SMA saling beradu teknologi guna menjadi sang jawara.

“Sebelumnya kami kelompokkan sesuai tingkatan sekolah, namun di tahun kemarin yang menjadi jawara adalah siswa SD jadi sekarang kita coba untuk menggabungkan menjadi satu, sehingga mereka dapat beradu taktik, strategi, dan juga inovasi mulai dari SD hingga SMA,” imbuhnya.

Kejuaraan yang berlangsung hingga nanti malam pukul 19.30 WIB itu, terlihat kontestan saling beradu kecepatan Roboline Follower Analog mereka, pasalnya kecepatan lah yang menjadi salah satu penilaian dalam kejuaraan tersebut.

“Kami ada tiga katagori, yang pertama finish tercepat, best desain, serta tim favorit. Dimana tim favorit merupakan tim yang paling jauh bertahan dalam setiap tahapannya,” ujarnya.

Yang paling penting, imbuhnya, satu tim terdapat 3 orang yang terdiri dari 2 siswa dan 1 pembimbing.

“Satu sekolah boleh mewakilkan lebih dari tim, syarat utamanya harus merakit robotnya sendiri, ga boleh beli online,” katanya.

Pihaknya menambahkan, dengan kejuaraan tersebut diharapkan dapat mengenalkan dunia robot dari tingkatan siswa SD serta dapar menarik minat anak SMA sederajat untuk dapat mengembangkan minat serta bakatnya ke tingkat yang lebih tinggi.

“Di Polines, ada komunitas robot, siapa tau mereka dapat bergabung dengan kami,” pungkasnya diselingi candaan.

Sultan Daniswara peserta asal SMP Muhammadiyah 3 Depok Yogyakarta menyampaikan, dia senang dan bangga bisa merakit sendiri robot miliknya serta dapat mengikuti Polines Roboline Contest 2017.

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *