Dinas Perdagangan Segel 70 Kios Pasar Mangkrak

(Vedyana Ardyansah/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – ‎Dinas Perdagangan Kota Semarang kembali menyegel kios mangkrak. Penyegelan dilakukan Senin (6/3) di Pasar Mrican (6 los), Kedungmundu (2 los), dan Wonodri (45 los). Alhasil sebanyak 53 los pasar diambil alih Dinas Perdagangan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, los-los tersebut kebanyakan sudah ditutup atau tidak difungsikan dalam jangka waktu yang lama. Sehingga menyebabkan kondisi los tersebut terkesan sepi dan mangkrak.

“Untuk Pasar Mrican sebelumnya data kita ada lima los. Tapi saat penyegelan ada satu los yang ada tulisan ‘dijual’ jadi kami segel juga,” ujarnya

Menurutnya penyegelan untuk meningkatkan kesadaran pedagang agar tidak melakukan jual beli lapak.

Selanjutnya, Rabu (8/3) pukul 09.00 Dinas Perdagangan kembali akan melakukan penyegelan di Pasar Jrakah, Mijen, dan Gunungpati.

“Baru berjalan di 10 pasar kami sudah menyegel sekitar 70 kios dan 150 los yang kosong,” imbuhnya.

Salah satu pengurus Persatuan Pedagang dan Jasa Pasar (PPJP) Pasar Mrican mengaku keberatan dengan pengambil alihan los-los tersebut.

“Tidak mungkin pedagang itu jualan selamanya, suatu saat mereka bisa terkendala seperti usaha macet, pindah usaha, tidak ada yang meneruskan usaha, atau meninggal. Jadi menurut saya sah-sah saja ada kios atau los yang dikontrakan atau dijual,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *