Smile On dan Susu Segarrr Solo Utamakan Kualitas

(istimewa/doc)

SOLO (asatu.id) – Ada yang unik dari stand makanan yamg ada di event Semarfest yang diadakan UNS 3-5 Maret 2017 kemarin. Namanya Smile on Solo. Stand ini menyediakan susu segar dengan aneka varian rasa.

“Ini susu segar yang kami pasok langsung dari petani. Panennya pakai vacum jadi nggak tersentuh tangan. Untuk pengolahannya direbus dengan suhu 75-80°C selama 30-45 menit, sambil diaduk,” kata Jonathan, pemilik usaha ini.

Selain itu, varian rasanya bermacam-macam, mulai dari yang reguler ada coklat, vanila, strawberry, melon, kopi, mocca, pisang, durian. Hingga yang special taste ada green tea, red velvet, dan kopi durian.

Jonathan yang kesehariannya biasa disapa Jo mengungkapkan, walau usahanya tersebut baru buka pada 20 Januari 2017, namun hingga kini sudah memiliki agenda mengisi stand kuliner tiap tiga bulan.

Untuk harga, satu cup 200 ml susu segar dijual Rp 10.000. Mereka juga melayani delivery yang dijual per liter susu, harganya Rp 15.000 untuk susu mentah dan Rp 20.000 untuk yang siap konsumsi. Mayoritas pelanggan yang tak mau repot lebih senang memesan susu yang sudah diolah.

“Kalau nggak mateng ngolah susunya, bisa bikin sakit perut karena bakterinya belum mati. Tapi kalau terlalu mateng kualitasnya juga turun, kecampur air juga jadi amis. Jadi kebanyakan yang beli langsung matengnya aja, nambah lima ribu doang,” ujar Jo sambil tertawa.

Dengan slogan ‘100% susu segar, bukan air campur susu’,  Jo berusaha terus menjaga kualitas produknya. Menurutnya kebanyakan produk sejenis mengutamakan untung tapi sajian yang diberikan terkadang tak sesuai dengan harga dan kualitas produk itu sendiri.

“Harapan saya kualitas produk ini bisa dikenal masyarakat, jadi kalau mereka cari susu, mereka cari kami. Sementara nggak buka cabang dulu karena ya itu tadi, pengen menjaga kualitas, standar recipe lah istilahnya. Soalnya beda orang, beda penanganan, hasilnya pasti beda juga,” lanjut Jonathan yang siang itu berjualan bersama istrinya, Disty.

Tak hanya susu segar, stand Jo juga menyediakan mie carbonara. Mie yang dimasak dengan susu dan keju homemade hasil eksperimen mereka ini juga banyak diminati pelanggan. Rasa khas gurih susu, keju, dan smooked beef berpadu dengan gurih dan pedasnya bumbu jadi daya tarik tersendiri.

“Ini iseng-isengnya suamiku aja sih, dia suka mie tapi mie goreng. Trus nyoba bikin mie rebus biar dia suka juga, eh hasilnya ini. Aku pikir, kenapa nggak sekalian dijual juga, toh rasanya enak, dari situ ya udah tiap kali buka stand kita jual susu segar sama mie,” kata Disty.

Setiap mengisi stand kira-kira bisa habis 80 porsi mie. Untuk keju yang dipakai selain keju buatan sendiri dari olahan susu segar, ia juga menambahkan keju parmesan dan mozarela.

Tak seperti penjual susu segar lain yang ‘ribet’ dengan nama, Jo hanya menamai produknya Susu Segarrr Solo. Sedangkan mie carbonara ini merupakan salah satu produk dari ‘anak’ Susu Segarrr Solo yang diberi nama Smile On Solo.

“Ya karena memang susu segar yang kita jual, orang yang baca pasti akan lebih mudah ingat nggak pusing mikir nama. Kalau Smile On nggak cuma mie aja sih, ada snack juga yaitu kentang, cuma karena peminatnya belum terlalu banyak, kita pending dulu sambil nyari resep yang pas,” pungkas Jo.

Penasaran lezatnya susu dan mie carbonara ini ? Ikuti akun sosmednya @smileonsolo dan @sususegarrrsolo. Enjoy!

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *