Pengerjaan Pasar Peterongan ‘Tidak Profesional’

(Vedyana Ardyansah/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengatakan adanya ketidakprofesionalan dalam pembangunan Pasar Peterongan. Dia menilai banyak bangunan yang membuat kekecewaan, khususnya bagi para pedagang.

“Kalau saya lihat sendiri banyak sekali kerusakan-kerusakan di Pasar Peterongan, diantaranya atap yang tidak layak. Saluran air juga tidak sesuai dengan fungsinya, juga di lapak ayam salurannya cukup kecil,” ungkapnya saat sidak di Pasar Peterongan, Sabtu (4/3).

Secara keseluruhan Supriyadi menilai pelaksanaan pengerjaan pasar tersebut tidak profesional dan terkesan asal-asalan. Bahkan, untuk plafon di lantai 3 dinilai pemasangannya dipaksakan, kemudian plesteran anak tangga yang baru sebulan pengerjaan sudah pecah-pecah.

“Ini perencanaan yang kurang matang. Pastinya ini membuat pedagang kecewa dengan hasil seperti ini,” tambahnya.

Pihaknya meminta agar pemerintah bisa menjadikan ini sebagai pelajaran dan diharapkannya juga ada evaluasi. Jangan malah sudah tahu kontraktornya tidak profesional malah dipakai terus. Ini kan dananya dari pajak masyarakat. Kalau seperti inikan jadi sia-sia,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *