Hendi : Tak Ada Korban Jiwa di Kecelakaan Silayur, itu Hoax

Korban patah tulang kecelakaan Silayur, Sulistyo dijenguk Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Vedyana Ardyansah/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – ‎Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam tragedi di Silayur Kamis (2/3) lalu. Hal tersebut dikatakannya saat melakukan tinjauan di tanjakan Silayur dilanjutkan mengunjungi korban kecelakaan di Rumah Sakit Permata Medika, Jumat (3/3) siang.

“Jadi tidak ada korban jiwa yang santer terdengar di medsos itu,” terang wali kota yang akrab disapa Hendi.

Pihaknya meminta agar masyarakat tetap tenang dan tidak terus was-was mengingat banyaknya kejadian kecelakaan di jalur Silayur tersebut.

“Kami dari pemerintah pasti berkomitmen dalam mencarikan solusi atas persoalan silayur ini,” imbuhnya.

Hendi menjelaskan, bahwa para korban akan ditanggung oleh asuransi Jasa Raharja. Apabila dirasa Jasa Raharja belum mampu mengcover secara keseluruhan, lanjut Hendi, pemerintah akan membantu melalui Jaminan Kesehatan Masyarakat Kota (Jamkesmaskot) atau Kartu Semarang Sehat.

“Kami bertanggung jawab atas semua biaya pengobatan,” ujarnya.

Dalam kunjungannya, wali kota juga menyempatkan berbincang-bincang dengan korban kecelakaan. Dia menambahkan total korban sebanyak 9 orang. Dan 1 orang patah tulang kaki.

Salah satu korban, pengendara sepeda motor, Sulistyo mengatakan, dalam waktu kejadian dia tidak mampu untuk berbuat apa-apa, karena kejadian tersebut berlalu sangat cepat.

“Pas kejadian saya tertimpa truk bata ringan dan muatannya itu pak. Yang paling parah kaki kanan saya, sudah dioperasi kemarin. Yang lain alhamdulillah tidak apa-apa,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *