Dua Kepala Daerah Adu Strategi Peningkatkan Ekonomi Rakyat

(Imboh Prasetyo/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Dua kepala daerah, yaitu Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi beradu strategi dalam menggerakkan roda perekonomian serta mensejahterakan rakyatnya.

Hal tersebut, mereka paparkan dalam talk show Diskusi Membangun Jawa Tengah ‘Semarang Trending Topic’ bertajuk Revitalisasi Pasar Tradisional Akankah Mengembalikan Kedaulatan Ekonomi Rakyat yang digelar di Hotel Wimarion belum lama ini.

Hasto Wardoyo selaku Bupati Kulonprogo menyampaikan, tidak sedikit pihaknya sudah melakukan beberapa inovasi untuk  menggerakkan roda perekonomian serta mensejahterakan rakyat di daerahnya.

“Kami mengakuisisi retail toko modern berjejaring menjadi Toko Milik Rakyat (Tomira), membuat PDAM kami melahirkan Air Milik Kulonprogo (AirKu), serta gerakan bela dan beli Kulonprogo,” jelasnya.

Lanjutnya, melalui strategi yang di lakukan pihakhya, sudah menghasilkan 10 Tomira yang dikelola pihak Koperasi Rakyat Kulonprogo. Rakyat membutuhkan toko modern namun pemiliki toko harus warga pribumi setempat.

Hendi sapaan akrab Wali Kota Semarang nampaknya tak mau kalah, pihaknya menyampaikan guna menggerakkan perekonomian serta mensejahterakan rakyat. Pemkot Semarang sudah menyiapkan strategi khusus.

“Beberapa strateginya di antaranya seperti revitaliasai pasar tradisional menjadi pasar modern yang ramah bagi rakyat, serta pembuatan kampung tematik diberbagai wilayah di Kota Semarang,” katanya.

Pihaknya menambahkan, kampung tematik merupakan terobosan yang dilakukan Pemkot Semarang guna mendorong potensi ekonomi kreatif Masyarakat Kota Semarang. Dia mencontohkan tahun 2016 lalu sudah berhasil mendirikan 32 titik kampung tematik.

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *